Langsung ke konten utama

PAIJO BAPERAN DAN OLENGAN

Oleh : Ahmad Irfankhan HS


Riyadh, 16 Agustus 2021

 

Setiap orang berpikir “yang bekerja di luar negeri itu bergaji besar”.! Yes benar sekali, ya kalau gajinya sama dengan kita bekerja di Tanah Air, Nyapo susah-susah jauh dari keluarga. 

 

Jauh dari keluarga itu nyesek dan mak jleb kalau ingat keluarga apa lagi ingat istri haduh membuat oleng, layaknya layang-layang kurang angin dan keberatan beban di ujung, maunya begitu naik langsung nyerucuk nukil menghujam ke bumi tamat dan kelar idup gue.! 

 

Eith tapi hidup tidak seperti itu, walau berat, sumpek seperti di tengah kepulan asap kayu bakar, menghirup dan menahan napas itu sama berat dan serba salah, namun harus tetap bersabar dan di lalui.

 

Karena masa depan tidak ada yang bisa menebak sekaligus Ki Joko Bodo. 

 

Suatu saat pada masanya nanti kita akan duduk di bawah pohon besar nan rindang, kiri kananya terdapat rerumputan hijau serta udara segar, ya itulah kebahagiaan. 

 

Hah.... DIII sudah merasa nyaman di zona ternyaman.!

 

Itu yang saya rasakan, rasanya seperti setelah pipis, pas mau pipis buru-buru, setelah pipis rasanya plong sambil bersiul, layaknya dapat rejeki uang 1 Milyar. 

 

Nyaman kelewat nyaman, tiap bulan gajian, kerja tidak di haruskan update pengetahuan, lah wong kerjanya itu-itu saja, dari jaman penjajahan sampai zaman Apple. 

 

Mau apa terserah termasuk umroh mau berapa kali di lakukan, terserah mau setiap bulan atau setiap minggu. 

 

Beda lagi denga teman-teman di under MOH di middle east bahkan ada yang ogah pulang, walau uang sudah segudang.! 

 

Pembaca yang Budiman 

 

Pesan yang ingin saya sampaikan, rejeki itu tidak harus berbentuk di negeri sendiri, biarkanlah mereka yang bekerja di luar negeri. Karena itu sudah jalan dan takdir mereka. 

 

Jangan sedikit-sedikit “bilang kapan pulang, kerja di luar negeri sudah tahunan, uang mu mau kamu apakan, apa belum cukup, cari apa lagi?” 

 

Jangan ngurusin orang lain, setiap individu yang bernyawa, mempunyai tujuan masing-masing, tujuan tersebut tidak di utarakan dan tidak di “POST DI FB” biar orang sejagad raya tahu.! 

 

Layaknya kalau ada masalah di post di FB.

 

Sudahlah jangan urus kehidupan orang. Stop pertanyaan yang menyudutkan, sejatinya semua hal ada alasan dan jawabannya. 

 

Jangan lupa senyum lan Legowo. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Menyusui A.    Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994). B.    Tujuan C.    Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. 3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. D.    Prosedur Kerja 1.     Cuci tangan bersih dengan sabun. 2.     Atur posisi bayi. a.     Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. b.     Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah. c.     Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar