Langsung ke konten utama

ANAK SULTAN

Yesterday, sekitar pukul 02:30 dini hari, hp berdering.! Ketika saya lihat tertulis اخوي عبوود  (Kakak Abdullah) “ يا اخوي احمد، بكره لازم يروح البيتني زين" dan saya jawab “ان شاءالله و ساعه كم ياخوي" “ dan dia jawab lagi "ان شاءالله بعد مغرب، زين"  dan tepat pada malam ini saya, bersama Abdullah.! 

Bagi mereka yang pernah bekerja di Saudi Arabia pasti tahu. Bagaimana sifat orang Arab.! 

Janjinya setelah magrib, ketika datang kerumah ternyata pas adzan Shalat Isya. 

Yang bisa molor itu bukan hanya Indonesia saja. Sudah biasa mereka seperti itu. For exs bilang besok tapi besoknya lagi. 

Seperti Indonesia saja, kalau mau bepergian mengunakan jasa travel mobil, bilang sang sopir sudah dekat padahal masih jauh. Biasa untuk mengelabui pelanggan. 

Alahmdulilah yang saya tunggu sudah datang, Saya di jemput, mengenakan pakaian thob (baju putih terusan khas Arab Saudi). 

Setibanya Abdullah, langsung salaman serta tempel pipi ketemu pipi, pertemuan dan salaman khas Saudi. 

Di dalam mobil tampak ada temennya Abdullah, namanya Muhammad, sama sama bekerja di King Khalid International Airport. Tak lupa pula bersalaman dan serta tempel pipi. 

Setelah 30 menit sampailah saya di rumah Abdullah, saya sudah di tunggu Mr. Khalid. Lengkap dengan jamuan Coklat aneka rasa, gahwa (kopi arab), kurma, teh, kopi turky dan cemilan serba manis. 

Obrolan kami, kesana kesini mulai dari pekerjaan, pemerintahan serta gosip terkini bahkan sampai sampai, menyangkut masalah pribadi.! 

Tidak begitu jauh perbedaanya dengan orang Indonesia, kalau sudah ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon tak tentu arah. 

Disini obrolan kami bukan mengunakan bahasa Indonesia, bahasa Arab bercampur English, sesekali saya tak paham dan membuka app Google translite, kaya percakapan 2 kubu antar makhluk bumi dan alien. 

Jika mereka tertawa sayapun demikian, sampai sampai Abdullah berkata “Ahmad tidak paham dengan perkataan kita, tetapi ketika kita tertawa, Ahmad akan tertawa juga” disampaikannya dengan bahasa Arab. 

Seng penting Happy.! 

Hanya 4 orang di ruangan tamu, serasa 1 RT, ramenya nggk kira kira, suara menggelegar mengisi setiap sudut rumah. 

Makanan di meja baru di ambil 4 biji, datang lagi makanan yang lain, teh, kopi dan gahwa datang lagi. Tidak tahu habis berapa gelas. 

Gelasnya kecil sekali, itu gelas spesial teh dan gahwa, tapi kalau minumnya lebih 10 kali ya tetap saja kenyang ini perut. 1 orang 3 gelas yang berbeda, 1 gelas untuk kopi hitam, satu gelas lagi buat teh panas dan satunya lagi gahwa Arab. 

Hampir tiap 10 menit selalu di tawari teh atau gahwa, sembari di tuangkan ke gelas saya.

Favorit saya ada satu gahwa Arabia, kopi Arab yang khas dari rempah, campuran cengkih, kapulaga, bunga safron, jahe, kayu manis. Rasanya tidak manis cenderung seperti jamu ada rasa smriwing laksana daun mint, di nikmati dengan coklat manis atau kurma yang di cocol dengan saus kacang Guruh pahit. Pokonya mak jleb enak nendang banget. 

Nah kalau teh pasti ada dua pilihan, teh merah dan Green tea, saya suka yang Green tea di campur dengan daun mint segar yang di sediakan di dalam mangkuk.

Sedangkan kalau kopi Turky rasanya sudah pasti pahit, cara menghidangkannya unik dan lucu, panci kecil seukuran gelas minum biasa, namun ada gagangnya, kopi di masukan dan di rebus, lalu di tuangkan ke gelas kita masing masing, setiap gelas kita berkisar 3-5 teguk kopi, rasanya pahit brow. 

Kopi tersebut pasti di minum setelah jamuan makan daging, seperti danging kambing, ayam, ikan, unta dan sapi, tapi hampir 95% orang Arab suka makan daging kambing,  itu alasanya setelah makan minum kopi, untuk menetralisir bau kambing. 

Ngobrol mulai dari jam 20 an sampai pukul 02 dini hari. Tak lupa satu jam sebelum pulang, kami ber empat menyantap daging kambing dan nasi Kabsah. 

Setelah selesai bersantap ria, kembali duduk ngobrol lagi, di achir obrolan Abdullah memberikan hadiah, cindra mata berupa pena dan buku.! 

Orang Saudi sangat suka sekali memberi hadiah kepada orang yang di anggapnya pantas menerima hadia tersebu. Tak terhitung hadiah yang ke berapa ini yang di berikan kepada saya. 

Selesai pemberian hadiah sayapun diantar kerumah denga Abdullah dan Yahya. Selesai dan Beristirahat. 

Ahmad Irfankhan H.S 

Riyadh, 25 Juni 2019 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PEROSEDUR MEMASANG OGT (ORAL GASTRIC TUBE)

STANDAR OPERASIONAL PEROSEDUR MEMASANG OGT (ORAL GASTRIC TUBE) A.     Pengertian Melakukan pemasanga selang dari rongga mulut sampai kelambung pada bayi atau anak B.      Indikasi 1.       Pasien dengan masalah salauran pencernaan atas (stenosis esoagus, tumor mulit atau faring atau juga esofagus dll) 2.       Pasien yang tidak mampu menelan 3.       Pasien pasca operasi pada hidung faring atau esofagus C.      Tujuan 1.       Memasukan makanan cair atau obat-obatan cair atau padat yang dicairkan 2.       Mengeluarkan cairan atau isi lambung dan gas yang ada dalam lambung 3.       Mengirigasi lambung karena perdarahan atau keracunan dalam lambung 4.       Mencegah atau mengurangi mual dan muntah setelah pembedahan atau terauma 5.       Mengambil spesemen dalam lambung untuk pemeriksaan laboratorium D.     Persiapan alat a.        Bak troli yang berisi : 1.       OGT No 5 atau 8 (untuk anak yang lebih kecil) 2.       Sudip lidah (tongue spatel) 3.       Sepasang sarung tangan 4.