Langsung ke konten utama

KIAT-KIAT UNTUK INTERVIEW




Saat menjelajahi Internet, sangat mungkin bahwa kita pernah menemukan satu dari banyak artikel tentang hal-hal yang seharusnya tidak Anda lakukan selama wawancara.
Ini bisa berkisar dari terlambat atau tidak menemukan profil perusahaan yang kita kehendaki. Pastikan kita mengetahui peraturan serta tata tertib sebelum kita melakukan interview, mulai dari hal sepele seperti mengenakan celana jeans atau mengunyah permen karet ketika kita berhadapan atau sedang antri hendak interview.  
Ada beberapa hal yang harus di perhatikan ketika kita hendak interview. Untuk membuat kesan yang baik dan meyakinkan user yang kita hadapi. bahwa kita cocok untuk pekerjaan tersebut, lakukan hal berikut untuk meningkatkan peluang kita untuk diterima:
Teliti profil perusahaan yang kita kehendaki, untuk mempelajari lebih lanjut tentang apa yang mereka inginkan dari calon pegawainya. Lalu cari dan lakukan persyaratan pekerjaan seperti apa persyaratan yang harus kita lengkapi.  Persiapkan alasan serta argument mengapa anda cocok serta tertarik untuk menjadi pegawai dari perusahaan tersebut.
Sebagai antisipasi tinjau secara mental pertanyaan yang kemungkinan akan muncul ketika interview. Disini butuh latihan apa yang ingin kita katakan, kemudian bersiap untuk mendiskusikan resume, apakah itu tanggung jawab sebelumnya, keterampilan yang diperoleh, sebelum dan sesudah bekerja sebagai pegawai, atau kesenjangan dalam pekerjaan.
Sebagai catatan, banyak perusahaan saat ini mungkin mengharuskan Anda untuk menjalani pemeriksaan latar belakang sebagai bagian dari proses interview dan perekrutan.

1.    Buat Kesan Pertama Yang Baik
Ini dimulai dengan pakaian kita, berpakaianlah bagian untuk posisi yang kita lamar, pastikan pakaian kita sesuai, rapi dan pas. Sapa pewawancara kita dengan jabat tangan erat dan senyum ramah, dan pertahankan kontak mata secara teratur. Penting juga untuk menunjukkan energi dan antusiasme, sambil menjaga agar jawaban kita tetap ringkas, lugas, dan profesional. Di akhir wawancara, jangan lupa berterima kasih kepada pewawancara atas waktu mereka dan tegaskan kembali minat kita pada posisi tersebut.

2.    Soroti Keterampilan Kita
Selama percakapan, gambarkan situasi atau tantangan tertentu yang kita hadapi dalam pekerjaan kita sebelumnya, tindakan yang kita ambil untuk menyelesaikannya dan hasil akhir yang kita raih. Buatlah suatu titik untuk menjelaskan dengan jelas bagaimana masukan dan upaya kita berdampak positif terhadap diri kita sendiri, pada pengalaman di masa lalu. ------ (dikutip dari web, resmi DATAFLOW (https://corp.dataflowgroup.com)

Riyadh, 30 10 2018 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) T eknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.     Posisikan pasien dengan tepat 2.     Pikiran beristirahat 3.     Lingkungan yang tenang Tujuan   : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis Prosedur pelaksanaan : A.    Tahap prainteraksi 1.     Menbaca status pasien 2.     Mencuci tangan 3.     Meyiapkan alat B.    Tahap orientasi 1.     Memberikan salam teraupetik 2.     Validasi kondisi pasien 3.     Menjaga perivacy pasien 4.     Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga C.    Tahap kerja 1.     Berikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika ada ynag

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL Melakasanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan pemenuhan kebutuhan oksigen A.     Pengertian Terapi oksigen adalah salah satu tindakan untuk meningkatkan tekanan parsiel pada inspirasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kanul binasal B.      Tujuan 1.       Mempertahankan dan meningkatkan oksigen 2.       Mencegah atau mengatasi hipoksia C.      Persiapan alat 1.       Tabung oksigen ( oksigen dinding ) berisi oksigen lengkap dengan flowmeter dan humidifier yang berisi aquades sampai batas pengisiang 2.       Kanulbinasal 3.       Cotte budd atau tisue 4.       Bengkok 5.       Tanda peringatan jangan merokok 6.       Plerter D.     Persiapan pasien 1.       Pasien diberitahu mengenai tujuan dan perosedur tindakan yang akan dilakukan 2.       Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman E.      Persiapan perawat 1.       Mengkaji data-data mengenai kekurangan oksigen ( sesak nafas, nafas cuping