Langsung ke konten utama

MAKANAN PENYUBUR DAN PENAMBAH SPERMA

MAKANAN PENYUBUR DAN PENAMBAH SPERMA
Ini adalah beberapa makanan yang bisa menambah kwalitas seperma bagi anda yang mempunyai keluhan seperma sedikit :

1.      Buah Delima merupakan buah yang begitu melagenda diberbagai negara akan khasiatnya, dan dipercaya secara turun temurun dapat meningkatkan kesuburan sperma dan fungsi alat seksual pria.

2.      Asparagus Sayuran ini memiliki tingkat konsentrasi kandungan Vitamin C ang membantu untuk melindungi sperma dari kerusakan oksidatif, dan  melindungi sel-sel testis . Selain itu , Vitamin C mengurangi radikal bebas sehingga tubuh pria Anda dapat fokus pada produksi sperma dan bukan hanya melawan penyakit .
3.      Alpukat Dilengkapi dengan kandungan vitamin E, vitamin B6, dan asam folat, Buah alpukat dapat meningkatkan motilitas sperma dan memberikan kekuatan untuk menembus Sel telur wanita.
4.      Pisang Buah Pisang memiliki enzim yang langka di dalamnya yang tidak terkandung dalam buah lainnya yaitu bromelain. Bromelain merupakan suatu enzim yang meningkatkan gairah seks dan libido laki-laki. Buah ini juga memiliki kandungan vitamin B1, vitamin A , dan vitamin C yang membantu meningkatkan stamina pria dan meningkatkan kemampuan tubuhnya untuk membuat sperma.
5.      Cokelat Terutama cokelat jenis gelap mengandung senyawa L - Arginine HCL , yang merupakan asam amino yang telah terbukti secara klinis untuk dapat menggandakan semen dan volume sperma. Serta dapat membantu pria meningkatkan tekanan seksual dengan memperkuat dan mengintensifkan orgasme. Namun, ingat Jangan makan terlalu banyak cokelat , karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan testosteron dan estrogen yang juga nantinya dapat mengurangi sperma Anda.
6.      Bawang putih memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah. Kandungan allicin dalam bawang putih ini tidak hanya membantu menghilangkan plak  di arteri, namun juga meningkatkan aliran darah ke alat kelamin sehingga memberikan kekuatan dan daya tahan sperma. Bawang putih juga mengandung selenium dan vitamin B6 untuk mencegah kerusakan sperma dan mengatur hormon.
7.      Ginseng selama berabad-abad, pria di cina telah menggunakan ginseng untuk meningkatkan kejantanan dan jumlah sperma. Ditemukan bahwa ginseng dapat menghasilkan sekresi hormonal yang meningkat libido dan kinerja seksual.  Dalam sebuah peneilitan  di Southern Illinois University, 45 pria dengan disfungsi ereksi mengonsumsi ginseng selama 16 minggu dan hasilnya 60 % dari mereka yang diuji melaporkan adanya peningkatan ereksi.
8.      Tiram, udang Sebuah penelitian Barry University di Miami menemukan asam amino ampuh yang terkandung dalam tiram, terbukti dapat membantu menghasilkan progesteron pada wanita dan testosteron pada laki-laki . Jika hormon ini meningkat, maka akan meningkatkan kualitas sperma serta Anda juga akan menjadi lebih aktif secara seksual.
9.      Kacang Kenari mengandung arganine, yang membantu testis untuk meningkatkan produksi dan penambah sperma dan juga dapat membantu dalam meningkatkan intensitas volume air mani. Kacang kenari juga mengandung Omega - 3 asam lemak yang meningkatkan aliran darah ke penis. Kacang ini juga memiliki dua kali kekuatan antioksidan lebih dari kacang lainnya sehingga dapat memberi perlindungan kepada organ tubuh serta sel sperma dari gangguan radikal bebas.
10. Biji Labu yang bermanfaat sebagai makanan penyubur sperma pria memiliki kandungan pitosterol yaitu senyawa pelindung yang dapat meningkatkan produksi testosteron dan mengecilkan prostat yang sudah membesar. Hampir sama dengan kacang kenari biji labu juga memiliki omega - 3 asam lemak yang dapat membantu meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh hingga penis yang juga dapat berefek pada kekuatan dan kualitas sel sperma.



Selamat mencoba sahabatku.
Muhammad Hasan Irfan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Menyusui A.    Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994). B.    Tujuan C.    Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. 3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. D.    Prosedur Kerja 1.     Cuci tangan bersih dengan sabun. 2.     Atur posisi bayi. a.     Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. b.     Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah. c.     Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar