Langsung ke konten utama

8 Manfaat Ajaib Sperma Untuk Kesehatan



Tahukah Anda bahwa cairan sperma yang dikeluarkan laki-laki saat berejakulasi ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan? Seperti dilansir dari boldsky.com, cairan sperma bermanfaat untuk kecantikan kulit. Kandungan protein di dalamnya dapat membuat kulit Anda halus dan mulus. Selain hal tersebut, berikut adalah manfaat lain sperma untuk kesehatan.

1. Penuh Nutrisi
Sperma dikenal kaya akan nutrisi. Sperma mengandung berbagai macam nutrisi penting seperti seng, kalium, air, asam askorbat, asam sitrat, dan ensim lainnya.

2. Rendah Kalori
Sperma dikenal rendah akan kalori. Sekitar satu sendok sperma mengandung 20 kalori dan sejumlah kecil lemak.

3. Anti Depresan
Sperma mengandung spermophagia yaitu sebuah zat anti depresan yang dapat mengubah suasana hati seseorang dan membuatnya bahagia.

4. Mencegah Kanker Payudara
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sperma memiliki efek anti kanker dan dapat membantu melawan kanker payudara.

5. Baik untuk Kesehatan Kulit
Sperma ternyata juga menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Sperma mengandung spermidine yang dapat melindungi sel dari kerusakan dan memperlambat proses penuaan.

6. Mencegah Kerusakan Gigi
Sperma mengandung seng, kalsium, dan mineral lainnya untuk mencegah kerusakan gigi. Selain itu karena kaya akan kalsium, sperma bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot dan fungsi saraf.

7. Mencegah Diabetes
Sperma juga mempunyai manfaat alami lainnya yaitu sebagai obat diabetes. Fruktosa dan asam yang ada di dalam sperma membantu tubuh untuk mencerna gula. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali.

8. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sperma mengandung magnesium yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat otot, dan meningkatkan fungsi saraf agar tetap sehat.

Itulah beberapa manfaat kesehatan dari sperma yang harus Anda ketahui. Namun bukan berarti hal itu menjadikan Anda untuk bebas mengonsumsi sperma.

Please Like & Share!
Sumber : Merdeka.com

*notes : Artikel ini hanya sebagai bahan untuk menambah ilmu pengetahuan bagi yang sudah menikah. Jadi hindari komentar yang berbau SARA!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Menyusui A.    Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994). B.    Tujuan C.    Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. 3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. D.    Prosedur Kerja 1.     Cuci tangan bersih dengan sabun. 2.     Atur posisi bayi. a.     Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. b.     Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah. c.     Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar