Langsung ke konten utama

10 Cara Agar Menjadi Tampan

Seperti tak mau ketinggalan, kaum adam semakin hari semakin lebih memperhatikan penampilan. Pria tak lagi identik dengan cuek, penampilan dijadikan andalan untuk membuat diri semangat dan percaya diri. Terbukti, jumlah operasi plastik untuk pria di Hollywood meningkat.


Tak perlu sebegitunya. Penampilan yang oke hanya membutuhkan perawatan yang baik melalui gaya hidup sehat. Ya, bagi pria gaya hidup sehat sebenarnya sudah cukup untuk meningkatkan penampilan fisik. Ikuti tips sederhana dalam perawatan kesehatan dan gizi supaya lebih tampan:


1. Merawat kulit

Jangan segan-segan menggunakan pelembab untuk mencegah kulit kering. Yang lebih penting, gunakan tabir surya untuk menunda penuaan dini dan kerusakan berlebihan akibat sinar ultraviolet yang bisa berupa flek hitam dan tahi lalat yang pastinya tak sedap dipandang. Itu pasti akan membuat perbedaan besar dalam penampilan. Juga biasakan rutin bercukur dan menyikat gigi.




2. Berhenti merokok

Rokok menyebabkan kulit keriput lebih parah daripada matahari. Merokok akan merampas kulit kolagen dan elastin yang memberikan tekstur kulit, kekuatan, dan elastisitas sehingga justru akan mempercepat proses penuaan. Rokok juga dapat membuat kulit tampak lebih kusam dan gelap.


3. Makan sehat

Dengan pola makan sehat, Anda akan memiliki kulit dan rambut yang lebih bersinar. Kuncinya, makan dengan menu yang seimbang.


4. Cukup tidur

Direkomendasikan agar kita memenuhi 8 jam waktu tidur. Tidur akan mengembalikan kebugaran semua organ tubuh, termasuk kulit. Juga, mengurangi ketegangan dan kecemasan serta keriput.


5. Cukup minum

Kulit membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik, terutama dalam melawan kerusakan yang disebabkan sinar matahari. Minumlah delapan gelas air putih sehari untuk melarutkan racun dari tubuh dan membawa nutrisi ke dalam lapisan kulit (dermis).


6. Jaga berat badan

Mengurangi berat badan agar senantiasa ideal tidak hanya akan meningkatkan penampilan, tetapi juga mengurangi risiko stroke, kanker diabetes, dan penyakit lainnya. Namun, hindari diet radikal.

7. Konsumsi antioksidan

Antioksidan seperti vitamin A, C, dan E yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran sangatlah penting. Mereka memperbaiki elastisitas kulit dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.


8. Latihan kardio

Latihan kardio akan menurunkan stres, membuat Anda lebih bahagia dan membuat kulit bercahaya. Ini bisa dilakukan dengan berjalan-jalan ringan atau bersepeda. Latihan juga harus menyenangkan dan Anda harus merasa nyaman melakukannya.


9. Hindari minuman beralkohol

Alkohol menyebabkan pembengkakan jaringan, terutama mata bengkak, dan sering mendorong kebiasaan makan yang buruk. Tak pelak akan berakhir dengan kenaikan berat badan.





10. Berdiri tegak

Postur yang baik benar-benar membuat penampilan menjadi oke. Jangan biasakan berdiri atau duduk dengan membungkuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) T eknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.     Posisikan pasien dengan tepat 2.     Pikiran beristirahat 3.     Lingkungan yang tenang Tujuan   : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis Prosedur pelaksanaan : A.    Tahap prainteraksi 1.     Menbaca status pasien 2.     Mencuci tangan 3.     Meyiapkan alat B.    Tahap orientasi 1.     Memberikan salam teraupetik 2.     Validasi kondisi pasien 3.     Menjaga perivacy pasien 4.     Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga C.    Tahap kerja 1.     Berikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika ada ynag

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL Melakasanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan pemenuhan kebutuhan oksigen A.     Pengertian Terapi oksigen adalah salah satu tindakan untuk meningkatkan tekanan parsiel pada inspirasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kanul binasal B.      Tujuan 1.       Mempertahankan dan meningkatkan oksigen 2.       Mencegah atau mengatasi hipoksia C.      Persiapan alat 1.       Tabung oksigen ( oksigen dinding ) berisi oksigen lengkap dengan flowmeter dan humidifier yang berisi aquades sampai batas pengisiang 2.       Kanulbinasal 3.       Cotte budd atau tisue 4.       Bengkok 5.       Tanda peringatan jangan merokok 6.       Plerter D.     Persiapan pasien 1.       Pasien diberitahu mengenai tujuan dan perosedur tindakan yang akan dilakukan 2.       Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman E.      Persiapan perawat 1.       Mengkaji data-data mengenai kekurangan oksigen ( sesak nafas, nafas cuping