Langsung ke konten utama

SATUAN ACARA PENYULUHAN ASAM URAT

SATUAN ACARA PENYULUHAN
ASAM URAT

Topik Kegiatan : Penyuluhan tentang asam urat
Hari/Tangal :
Waktu : 35 menit
Tempat : Rumah Kepala Dusun
Sasaran : Warga masyarakat Dusun Sompokan
Target : Warga masyarakat Dusun Sompokan

I. Latar Belakang
Asam Urat adalah penyakit yang terjadi karena kelainan enzim tertentu yang mengakibatkan produksi asam urat yang berlebihan.
Reumatik merupakan penyakit metabolik, yaitu penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme yang dalam hal ini adalah gangguan metabolisme asam urat.

II. Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah dilakukan penyuluhan mengenai Asam Urat timbul kesadaran warga masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap timbulnya penyakit Asam Urat.

III. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah dilakukan penyuluhan mengenai DB warga mampu menyebutkan:
a. Pengertian Asam Urat
b. Penyebab penyakit Asam Urat
c. Gejala penyakit Asam Urat yang tampak
d. Pencegahan penyakit Asam Urat

IV. Garis Besar Materi
a. Pengertian Penyakit DB
b. Penyebab penyakit DB
c. Gejala penyakit DB yang tampak
d. Pencegahan penyakit DB

V. Metode
a. Ceramah
b. Tanya jawab
VI. Media
LCD,Leaflet,Poster

VII. Proses Kegiatan
No. Kegiatan Respon sasaran Waktu
1. Pendahuluan
a. Menyampaikan salam
b. Menjelaskan tujuan a. Membalas salam
b. Mendengarkan dan memberikan respon 5 menit

2.
a. Pengertian Penyakit Asam Urat
b. Pengertian Penyakit Asam Urat
c. Penyebab penyakit Asam Urat
d. Gejala penyakit Asam Urat
e. Pencegahan penyakit Asam Urat
a. Mendengarkan, memperhatikan materi penyuluhan dari penyuluh
20 menit
4. Penutup
a. Tanya jawab


b. Menyimpulkan hasil dari penyuluhan

c. Memberikan salam
a. Menanyakan hal yang belum jelas
b. Aktif, bersama dalam menyimpulkan
c. Membalas salam 10 menit

VIII. Evaluasi
Tanya jawab

IX. Daftar Pustaka
KCM, 2010, Asam Urat, www.Kompas.com
Suara Pembaharuan, 2010, DB www. suarapembaharuan.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) T eknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.     Posisikan pasien dengan tepat 2.     Pikiran beristirahat 3.     Lingkungan yang tenang Tujuan   : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis Prosedur pelaksanaan : A.    Tahap prainteraksi 1.     Menbaca status pasien 2.     Mencuci tangan 3.     Meyiapkan alat B.    Tahap orientasi 1.     Memberikan salam teraupetik 2.     Validasi kondisi pasien 3.     Menjaga perivacy pasien 4.     Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga C.    Tahap kerja 1.     Berikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika ada ynag

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL Melakasanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan pemenuhan kebutuhan oksigen A.     Pengertian Terapi oksigen adalah salah satu tindakan untuk meningkatkan tekanan parsiel pada inspirasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kanul binasal B.      Tujuan 1.       Mempertahankan dan meningkatkan oksigen 2.       Mencegah atau mengatasi hipoksia C.      Persiapan alat 1.       Tabung oksigen ( oksigen dinding ) berisi oksigen lengkap dengan flowmeter dan humidifier yang berisi aquades sampai batas pengisiang 2.       Kanulbinasal 3.       Cotte budd atau tisue 4.       Bengkok 5.       Tanda peringatan jangan merokok 6.       Plerter D.     Persiapan pasien 1.       Pasien diberitahu mengenai tujuan dan perosedur tindakan yang akan dilakukan 2.       Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman E.      Persiapan perawat 1.       Mengkaji data-data mengenai kekurangan oksigen ( sesak nafas, nafas cuping