Langsung ke konten utama

Akses Internet Segera Bisa di Pesawat Garuda



Ini kabar gembira bagi Anda yang suka bepergian dengan pesawat dan sering mengeluhkan tidak bisa terhubung dengan jaringan bisnis Anda. Nah, tidak lama lagi, Anda akan bisa tetap memantau bisnis Anda lewat internet, walaupun sedang berada di dalam pesawat. Garuda Indonesia akan segera mewujudkannya. Layanan ini akan mulai diberikan tahun depan. Ini berarti tidak lama lagi.

“Layanan ini akan dipasang di pesawat baru seperti Airbus 330-200, dan Boeing 737-800NG yang baru didatangkan, serta Boeing 777-300ER yang didatangkan Mei 2012,” kata Agus Priyanto, Direktur Niaga dan Pemasaran Garuda, beberapa hari lalu kepada pers.

Layanan ini akan diberikan Garuda dengan cara menyediakan jaringan WiFi di dalam kabin pesawat. Lewat jaringan ini, maka setiap penumpang bisa mengakses internet lewat smartphone, laptop, tablet, ataupun perangkat lain yang bisa menangkap sinyal WiFi. Layanan ini akan diberikan di seluruh rute Garuda.



Jika tren penumpang bertambah dengan adanya layanan ini, Garuda akan menambah armada yang menyediakan layanan WiFi. Saat ini, Garuda masih mengkaji apakah layanan WiFi ini akan bebas biaya atau dikenakan biaya minimal. Namun, para pengguna pesawat tentu saja berharap layana ini gratis sebagai bagian dari pelayana maskapai.

Layanan akses internet di dalam pesawat memang sudah umum di luar negeri, terutama di Amerika Serikat. Namun, tidak demikian di Indonesia. Garuda bakal menjadi maskapai pertama yang memberikan layanan ini. Namun, untuk merealisasikan layanan baru tersebut, Garuda masih terhambat oleh regulasi yang melarang penggunaan fasilitas telekomunikasi di atas pesawat.

Pihak Garuda pun meminta Kementerian Perhubungan selaku regulator untuk merevisi peraturan yang mengatur sal ini. Apalagi, di Amerika Serikat sekitar 80% pesawatnya sudah menerapkan layanan akses internet di atas pesawat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Menyusui A.    Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994). B.    Tujuan C.    Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. 3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. D.    Prosedur Kerja 1.     Cuci tangan bersih dengan sabun. 2.     Atur posisi bayi. a.     Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. b.     Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah. c.     Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar