Langsung ke konten utama

Cara Menikmati Status Jomblo



Jangan hanya karena status anda jomblo lalu anda kurang percaya diri atau minder dalam pergaulan. Anda tak perlu pusing, ada banyak cara menyingkapi kesepian dan kesendirian dalam diri anda dengan kegiatan -  kegiatan  yang lebih positif.

Menjadikan hidup lebih hidup dan melupakan status jomblo adalah cara yang paling efektif. Lalu bagaimana cara menikmati status jomblo ?

Berikut ini mungkin bisa menjadi alternatif untuk menyingkapi rasa kesepian dan kesendirian anda agar hidup menjadi  lebih berwarna :

Jalan Bareng Teman
Luangkan waktumu untuk jalan bareng sama teman – teman kamu, pergi nonton atau sekedar mencari hiburan diluar rumah, yang penting membuat kesibukan pada diri anda untuk menciptakan suasana yang lebih gembira.

Memanjakan Diri
Memanjakan diri pergi ke spa atau ke salon untuk melakukan perawatan tubuh adalah salah satu cara paling ampuh untuk melupakan status jomblo anda, Ini untuk cewek. Kalau untuk cowok , Anda bisa  pergi ketempat fitnes atau tempat – tempat kebugaran.

Travelling
Gunakan hari libur anda untuk travelling ketempat – tempat yang membuat anda lebih Fresh, seperti pantai, atau menikmati alam hijau pegunungan.

Nah, Semoga tip ini membuat anda lebih bisa menikmati status jomblo, Sebetulnya banyak keuntungan dengan status jomblo yang mungkin tak terpikirkan oleh anda. Anda bisa bebas bertemu teman siapa saja, jauh dari stress atau sakit hati, Lebih fokus pada karier, dan banyak waktu luang untuk keluarga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) T eknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.     Posisikan pasien dengan tepat 2.     Pikiran beristirahat 3.     Lingkungan yang tenang Tujuan   : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis Prosedur pelaksanaan : A.    Tahap prainteraksi 1.     Menbaca status pasien 2.     Mencuci tangan 3.     Meyiapkan alat B.    Tahap orientasi 1.     Memberikan salam teraupetik 2.     Validasi kondisi pasien 3.     Menjaga perivacy pasien 4.     Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga C.    Tahap kerja 1.     Berikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika ada ynag

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL Melakasanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan pemenuhan kebutuhan oksigen A.     Pengertian Terapi oksigen adalah salah satu tindakan untuk meningkatkan tekanan parsiel pada inspirasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kanul binasal B.      Tujuan 1.       Mempertahankan dan meningkatkan oksigen 2.       Mencegah atau mengatasi hipoksia C.      Persiapan alat 1.       Tabung oksigen ( oksigen dinding ) berisi oksigen lengkap dengan flowmeter dan humidifier yang berisi aquades sampai batas pengisiang 2.       Kanulbinasal 3.       Cotte budd atau tisue 4.       Bengkok 5.       Tanda peringatan jangan merokok 6.       Plerter D.     Persiapan pasien 1.       Pasien diberitahu mengenai tujuan dan perosedur tindakan yang akan dilakukan 2.       Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman E.      Persiapan perawat 1.       Mengkaji data-data mengenai kekurangan oksigen ( sesak nafas, nafas cuping