Langsung ke konten utama

Cara Mengetahui Alamat dan identitas Pengirim Email

Cara Mengetahui Alamat dan identitas Pengirim Email

Anda pasti pernah mendapat email SPAM, HOAX, penipuan, undian berhadiah, berita bohong, dan Anda ingin tahu identitas pengirim email tersebut? Caranya mudah kok, yaitu dengan Email Trace. Anda bisa mengetahui IP-Adress pengirim email, peta di mana dia berada, derajat lintang dan busur, pokoknya lengkap deh. Caranya seperti ini:

1. Buka http://www.ip-adress.com/trace_email/ atau klik disini

Di halaman tersebut Anda akan diminta memasukkan header email. Header email adalah informasi yang ada di setiap email, seperti IP Address pengirim & penerima.

Cara melihat header email:

* Yahoo Mail Baru: Klik kanan email, pilih View Full Headers (tampilkan header lengkap)

* Yahoo Mail Classic: Buka email tersebut, di bagian pojok kanan bawah ada tulisan View Full Header.
* Gmail / Google Mail: Buka email tersebut, di bagian atas ada pilihan Reply, samping tulisan Reply, ada tanda panah ke bawah, pilih Show Original.
* Hotmail: Klik kanan email, pilih View Source.
* Outlook Express: Buka email, buka menu File -> Properties -> Details -> Message Source
* Microsoft Outlook: Klik double email untuk melihat dalam full Window, buka menu Options -> View.

2. Copy-paste seluruh data header lengkap ke kotak form pada situs tersebut lalu klik Trace Email Sender

3. Selesai.

4. Nanti anda akan lihat hasil nya berupa alamat IP adress dan lokasi nya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) T eknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.     Posisikan pasien dengan tepat 2.     Pikiran beristirahat 3.     Lingkungan yang tenang Tujuan   : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis Prosedur pelaksanaan : A.    Tahap prainteraksi 1.     Menbaca status pasien 2.     Mencuci tangan 3.     Meyiapkan alat B.    Tahap orientasi 1.     Memberikan salam teraupetik 2.     Validasi kondisi pasien 3.     Menjaga perivacy pasien 4.     Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga C.    Tahap kerja 1.     Berikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya jika ada ynag

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) MEMBERIKAN OKSIGEN DENGAN KANUL BINASAL Melakasanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan pemenuhan kebutuhan oksigen A.     Pengertian Terapi oksigen adalah salah satu tindakan untuk meningkatkan tekanan parsiel pada inspirasi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kanul binasal B.      Tujuan 1.       Mempertahankan dan meningkatkan oksigen 2.       Mencegah atau mengatasi hipoksia C.      Persiapan alat 1.       Tabung oksigen ( oksigen dinding ) berisi oksigen lengkap dengan flowmeter dan humidifier yang berisi aquades sampai batas pengisiang 2.       Kanulbinasal 3.       Cotte budd atau tisue 4.       Bengkok 5.       Tanda peringatan jangan merokok 6.       Plerter D.     Persiapan pasien 1.       Pasien diberitahu mengenai tujuan dan perosedur tindakan yang akan dilakukan 2.       Pasien diatur dalam posisi aman dan nyaman E.      Persiapan perawat 1.       Mengkaji data-data mengenai kekurangan oksigen ( sesak nafas, nafas cuping