Langsung ke konten utama

5 Hal yang Membuat Lo Lama Menjomblo

5 Hal yang Membuat Lo Lama Menjomblo



Memang tidak mudah untuk menemukan tambatan hati yang sesuai. Dalam pencarian Mr. Right, tidak jarang Anda mengeluh. Keluhan yang seringkali terlontar, mengapa sulit sekali mendapatkan kekasih?

Mungkin Anda harus lebih jauh berinteropeksi pada diri sendiri. Berikut ini dipaparkan beberapa hal yang membuat Anda tetap menjomblo.

Kurang percaya diri
Kepercayaan diri sangat penting. Bagaimana Anda bisa diterima orang lain, jika Anda tidak nyaman dengan diri sendiri. Dilansir dari Top Dating Sites, sebelum Anda berusaha keras untuk mendapatkan kekasih, cobalah bahagia terlebih dahulu dengan diri Anda dan tingkatkan kepercayaan diri.

Pemalu
Jika Anda sangat pemalu, maka Anda sulit untuk memulai dan menjaga hubungan dengan pria. Terlalu pemalu, secara sadar atau tidak, membuat Anda menjauh dari orang yang Anda sukai atau pria yang menyukai Anda. Jadi cobalah untuk lebih percaya diri dengan mengeluarkan kecantikan luar dan dalam.

Masih mengingat mantan
Bagaimana Anda bisa memulai hubungan baru, jika Anda masih mengingat-ngingat masa lalu. Seperti dikutip Shine.Yahoo, mengenang kenangan indah memang baik, namun jika kenangan tersebut adalah kenangan bersama mantan kekasih, maka Anda akan terlarut dalam kesedihan dan terjebak di masa lalu.

Takut memiliki hubungan yang buruk
Sempat dikecawakan dengan hubungan yang lalu, membuat Anda menjadi takut memulai kembali hubungan. Hal ini wajar saja, tetapi jika Anda menjadi phobia dan menganggap semua pria sama dengan mantan kekasih Anda, maka Anda akan membatasi diri. Seperti dikutip iVillage, walaupun Anda masih trauma dengan hubungan yang lalu, tetap berikan kesempatan bagi orang lain masuk dalam kehidupan Anda, tapi berikan waktu bagi diri Anda, untuk mengenal si dia lebih dalam.

Depresi ingin memiliki pacar
Banyak juga wanita yang ingin memiliki kekasih, hingga sering tampak berlebihan. Berlebihan mengejar pria, berlebihan memberikan perhatian dan berlebihan dalam penampilan. Semua hal itu mungkin Anda lakukan untuk mendapatkan perhatiannya. Namun, sikap yang berlebihan pada awal perkenalan, malah membuat pria menjauh. Percayalah, pria akan lebih suka dengan wanita yang sedikit jual mahal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PIJAT OKSITOSIN Pengertian       : Menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran ASI Tujujuan           : 1.       Menjaga atau memperlancar ASI 2.       Mencegah terjadinya infeksi Indikasi           : Ibu yang mempunyai bayi dan memberikan ASI secara eksklusif Prosedur           : A.     Persiapan alat 1.       Alat-alat a.        Kursi b.       Meja c.        Minyak kelapa d.       BH kusus untuk menyusui e.        Handuk 2.       Persiapan perawat a.        Menyiapkan alat dan mendekatkanya ke pasien b.       Membaca status pasien c.        Mencuci tangan 3.       Persiapan lingkungan a.        Menutup ordien atau pintu b.       Pastikan prifaci pasien terjaga B.      Bantu ibu secara pesikologis 1.       Bangkitkan rasa percaya diri 2.       Cobalah membantu mengurangi rasa sakit dan rasa takut 3.       Bantu pasien agar mempunyai pikiran dan perasaan baik tentang bayinya C.      Pelaksanaan 1.       Perawat mencuci tangan 2.       Menstimuli

STANADAR OPRASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Menyusui

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) Menyusui A.    Pengertian Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994). B.    Tujuan C.    Persiapan ASI Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan : 1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk. 2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi. 3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi. D.    Prosedur Kerja 1.     Cuci tangan bersih dengan sabun. 2.     Atur posisi bayi. a.     Bayi diletakkan menghadap ke ibu dengan posisi sanggah seluruh tubuh bayi. b.     Lengan ibu pada belakang bahu bayi, tidak pada dasar kepala, leher tidak menengadah. c.     Hadapkan bayi ke dada ibu, sehingga hidung bayi berhadapan dengan puting susu, sedangkan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) OCCLUSIVE DRESSING Pengertian :      Teknik perawatan lukadengan cara menutup lukan dan memberi cairan, nutrisi dan antiseptik dengan drip selama 24 jam terus menerus Tujuan : 1.       Untuk mencegah infeksi 2.       Mempertahankan kelembaban 3.       Merangsan pertumbuhan jaringan baru 4.       Mengurangi nyeri 5.       Mengurangi terjadinya jaringan parut Indikasi : 1.       Ulkus varikosus 2.       Ulkus strasis 3.       Ulkus kronis Perosedur pelaksanaan A.     Tahap pra interkasi 1.       Persiapan alat a.        Kain kasa steril b.       Verban gulung c.        Larutan untuk drip yang terdiri dari : Nacl 0,9%, 325 cc, glukosa 40%, 125 cc dan betadin10%, 50cc d.       Trofodermin cream e.        Antibiotika tropical f.        Ganti verban set g.       Infus set h.       Pengalas i.         Sarung tangan j.         Gunting k.       Bengkok l.         Hipavix atau plester m.     Pelastik penutup ( tipis, putih dan transparan ) n.       Standar