Langsung ke konten utama

KRITERIA UNJUK KERJA ( KUK ) MENGATUR TETESAN INFUS


KRITERIA UNJUK KERJA
( KUK )
MENGATUR TETESAN INFUS
Pengertian       : menghitung dan mengatur tetesan infus
Tujuan             : tetesan infus sesuai dengan dosis yang telah ditentukan sehingga pasien tidak mengalami ketidak seimbangan cairan dengan elektrolit
Indikasi           : pasien yang terpasang infus
Perosedur
A.    Tahap prainteraksi
1.      Membaca program tindakan
2.      Menyiapkan alat :
a.       Jam atau stop watch
b.      Alat tulis
3.      Mencuci tangan
4.      Mendekatkan alat kepasien

B.     Tahap orientasi
1.      Memberisalam
2.      Menanyakan adanya keluhan
3.      Menjelaskan prosedur kepasien
4.      Memberikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya
5.      Mencuci tangan

C.     Tahap kerja
1.      Mengobserfasi tetesan lancar atau tidak
2.      Menghitung jumkah tetesan infus dalam 1 menit
3.      Mengatur tetesan infus sesuai dengan jumlah tetesan dalam 1 menit
4.      Mengamati tetesan tetap lancar
5.      Memastikan tidak ada udara didalam selang infus

D.    Tahap terminasi
1.      Menyimpulkan hasil kegiatan
2.      Melakukan kontrak waktu untuk kegiatan selanjutnya
3.      Mengakhiri kegiatan
4.      Merapaikan alat
5.      Mencuci tangan

E.     Dokumentasi
1.      Waktu
2.      Jumlah tetesan
3.      Kondisi tetesan
4.      Paraf
5.      Nama perawat jaga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.Posisikan pasien dengan tepat 2.Pikiran beristirahat 3.Lingkungan yang tenang Tujuan : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis
Prosedur pelaksanaan : A.Tahap prainteraksi 1.Menbaca status pasien 2.Mencuci tangan 3.Meyiapkan alat
B.Tahap orientasi 1.Memberikan salam teraupetik 2.Validasi kondisi pasien 3.Menjaga perivacy pasien 4.Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga