Langsung ke konten utama

Postingan

KURIKULUM KAMPUS; KATAK DALAM TEMPURUNG

Beberapa bulan ini saya dan istri di sibukkan dengan beberapa rencana dan pilihan. Maklum saja pengantin baru, semua serba baru, keluarga, saudara tetangga sampai dengan kebiasaan dan tabiat serba baru asing harus dengan pertimbangan dari kedua belah pihak. 
Hubungan jarak jauh suami istri itu tidak enak dan dilema.! Dilema status punya istri namun jauh, 1 tahun sekali baru bisa bertemu bernostalgianya bersama istri dan keluarga tercinta. 
Ada yang mengusik lantaran istri tidak bisa kerja bareng di Arab Saudi. Lantaran istri baru lulus tahun lalu dari profesi Ners-nya. STR juga baru keluar beberapa bulan yang lalu. 
Terombang ambing oleh kebijakan, bekerja tanpa STR sama saja memilih menjadi pengangguran berijazah. Kalaupun melamar kerja STR harus aktif. 
Rencana kami berdua, biarlah saya kerja di Saudi Arabia, yang memerlukan minimal 2 tahun pengalaman kerja. Sedangkan istri memilih untuk bekerja di Jerman Fresh Graduit pun bisa dan di terima asalkan ada dan punya STR aktif. 
Persyaratan …
Postingan terbaru

LEGALITAS : CERMIN DARI WAJAH

Kemarin Hari Jumat tanggal 20 Desember 2019 adalah hari paling bersejarah bagi kami dan kita semua PPNI KSA. 
Dimana pada hari Jumat tersebut Ketua terpilih Bpk. Ade Koswara Menjabat ketua DPLN PPNI KSA. Selamat atas di lantiknya Bpk. Ade Koswara, semoga amanah dan bisa memperjuangkan hak-hak perawat yang bermigrasi di KSA. 
Gembira tiada tara, ibarat kata PPNI KSA saat ini telah mempunyai Ruh dan Jiwa yang utuh. 
Tentunya kegembiraan ini akan menjadi langkah panjang di kemudian hari. PR kepengurusan PPNI KSA tentunya akan bertambah dan pekerjaan tersebut telah menanti kami, mulai dari perpanjangan STR, menyetarakan CME ke SKP, pemantauan penyaluran tenaga kesehatan khusus perawat ke KSA, penyeleksian bagi yang punya NIRA, terhadap anggota baru di group umum WA serta group Khusus pengurus inti, pembuatan website PPNI KSA, 
Mempunyai Visi, Misi, tekad serta legalitas yang sama dengan PPNI yang berada di tanah air. Saya berharap dengan Berdiri secara legalitas PPNI KSA, kecemburuan sos…

HINA DI PROFESI SENDIRI

Bagaimana tidak hina setiap kali kita semua hendak merubah bagaiman dan hendak mau di bawa kemana PROFESI ini, yang sangat jauh dari induk organisasi kita yang berada di pusat Jakarta.
Dari sinilah kita berani membentuk organisasi PPNI KSA dimana yang berfungsi sebagai wadah dari profesi kita nantinya.
Niat baik tidak selaras dengan angan dan kemauan kita semua. Setelah tercapai pembentukan, kita dihadapkan dengan masalah rumit. 
Ketua PPNI KSA tinggal di Indonesia hingga saat ini tidak kunjung juga di sahkan dan di lantik. 
Kacau tak ada tempat untuk mengadu dan gaduh, janji janji tidak tinggal janji, tak pernah terealisasi. Banyak di antara kami tidak tinggal diam melobi sana sini, mulai dari mentri sampai kelasnya petinggi negeri.
Berita dan keadaan simpang siur, di group WA saling memberi semangat.! Selebihnya banyak yang mencaci, apa gunanya jika organisasi profesi hanya sekedar pamer. 
Kami memilih bungkam, diam layaknya sang Singa hendak menerkam mangsa. 
Ada juga yang memilih…

PERAWAT KITA “ANTARA ADA DAN TIADA”

Sejak beberapa minggu ini jagat maya di hebohkan dengan agenda “kunjungan KEMENKES ke Markaz PPNI Pusat”. 
Saya dan kita semua bergembira, ada harap-harap cemas akan kunjungan tersebut. Dalam hal ini, tentunya membawa kabar dan angin segar bagi profesi “KEPERAWATAN NASIONAL” bahwasanya kita di anggap ada dan bukan lagi bangsa lelembut, yang ada tapi tidak ada dan tidak dihiraukan selalu di anak tirikan. 
Saya pribadi tidak tahu bagaimana sejarahnya perawat kita kurang di hargai di negeri sendiri. Berbeda dengan perawat tetangga sebelah “PILIPINA” yang bahasa serta diasporanya mencakup seluruh Dunia.! 
Tidak tahu yang melatar belakangi perawat kita susah kiprahnya di negeri sendiri.! Kuliah mahal, apalagi DIII kejar tayang, kuliah, paraktik, persentasi, ujian, pindah lahan praktik loncat sana sini kalo boleh bilang kayak “BAJING LONCAT” kos kesana kemari. 
Jika saja S1 selama 4 tahun kuliah, begitu lulus langsung menyandang Sarjana muda plus Ners, pasti saya ambil S1 4 tahun, tanpa a…

JADILAH SEPERTI JENGIS KHAN VERSI INDONESIA

Perjalanan liburan tahun ini lebih payah dan complex. Banyak cerita Hikmah, pilu dan gembira.
Membayangkan saja tidak bisa.! Super sibuk, capek dan besar pengeluarannya. 
Salah satunya ketika mengurus akte kelahiran orang tua saya, yang mana bukan usia muda lagi bagi Ma’e. 
Dari 4,5 tahun yang lalu, ketika saya memutuskan bekerja di kota Riyadh Saudi Arabia. 
Setelah beberapa bulan betah dan kerasan, saya berniat untuk meng umroh kan kedua orang tua (Pa’e dan Ma’e). 
Waktu itu Pa’e masih ada, Allah berkehendak lain, Pa’e menghadap lebih dahulu dan semoga tenang di alam sana, Al Fatekhah,,,,  
Kini hanya tinggal Ma’e seorang diri tanpa ada lagi yang namanya Pa’e. 

Cuti tahun ini merupakan cuti paling panjang setelah 4,5 tahun bekerja di Riyadh. Saya mengajukan cuti selama 3 bulan. Hanya di izinkan selama 2,5 bulan saja. 
Jelas lama lah cuti saya, lebih dari cukup walau kurang lama. Soo karena di tahun ini juga saya mengakhiri masa lajang saya. Menikah bulan madu hanya hitungan hari saja lalu s…

TIDAK AKAN TERTUKAR (KALU SUDAH RIZKY TIDAK KEMANA)

Pepatah berbicara “Kalu sudah rizky tidak kemana”,! 
Menurut Saya pribadi pepatah tersebut menggambarkan orang yang was-was serta kurang optimis, khawatir tidak akan kebagian rizky. Rizky itu banyak jenisnya dan macamnya, Rizky umur panjang, sehat dan yang paling pokok berbentuk finansial. 
Rizky itu buat di cari, di gapai, dikejar dan di ciptakan, bukan untuk di nanati, seperti ungakapa di atas kalau Rizky tidak bakal kemana (Eits itu salah, kalau kita tidak kemana mana ya tidak bakal dapat Rizky).
Benar adanya Rizky itu sudah ada yang ngatur dan tidak akan tertukar serta tidak akan kemana.
Bersyukur atas apa yang telah di berikan (Qona’ah) itu sudah pasti, namun bersyukur tanpa berusaha menjadi lebih baik lagi itu “SALAH”. 
Contoh yang paling sederhana saja masalah pekerjaan ketika kita bekerja menjadi karyawan selama bertahun tahun dengan gaji pas pasan, ketika ada orang menawari pekerjaan yang sama dengan gaji lebih tinggi, kita pilih yang mana.? 
Bersyukur Qona’ah atau berubah memutusk…

ARAB SAUDI DAN BUDAYA

Banyak di antara kita khususnya pendatang seperti saya bertanya tentang kebiasaan dari kecil sampai besar apa yang mereka lakukan.! 
Yang saya dapatkan ternyata mengagumkan dan beberapa kali terpelongo mirip kerbau yang di cucuk hidungnya. 
Mereka keluarga laki laki dan perempuan walau dalam 1 keluarga, Laki laki terpisah tempatnya atau di istirahat (tempat berkumpul laki laki) begitu juga dengan perempuan. 
Mereka bisa bertemu dan memandang wajah kakak atau adik perempuan tidak setiap hari, nah kalau sudah memasuki mas Baliqh akan di batasi antara adik kakak, sepupu paman dan bibik. 
Ada juga beberapa keluarga memperbolehkan atau bercampur dalam satu rumah, namun sangat jarang.! Ketika sekolah dari TK sampai kuliah bersifat Homogen, tidak bercampur Bahur dengan perempuan, layaknya negara kita. 
Kakak atau adik dari 1 anggota keluaraga menikah maka, anggaplah dan contoh saya punya kakak laki laki ketika kakak saya menikah, saya tidak bisa dan tidak di perbolehkan melihat wajah istri dari k…