Langsung ke konten utama

Persiapan Verifikasi Document


Dalam dunia kerja saat ini, semakin banyak pengusaha yang menyadari betapa pentingnya nilai skrining latar belakang untuk memastikan karyawan mereka memiliki kualifikasi yang mereka inginkan. Pemeriksaan latar belakang yang pada dasarnya memerlukan pengujian kepribadian, baik melalui Akademis, dari kalangan Profesional tertentu membutuhkan banyak persyaratan serta proses perekrutan tidak gampang. Di karena mereka bekerja pada perusahaan dan organisasi standar international, sebagai anti sipasi menghindari risiko internal dan eksternal yang tak terhitung jumlahnya yang dihasilkan dari Pemalsuan Dokumen.

Jika kita telah diminta untuk menjalani skrining latar belakang pekerjaan oleh perusahaan, Jangan khawatir, itu tidak rumit atau timbul kepanikan karena mungkin muncul kekeliruan pada document. Sangat penting untuk memahami bahwa setiap pemeriksaan atau verifikasi data, apa pun hanya dapat dilakukan dengan pengetahuan dan persetujuan tertulis, baik melalui sambungan telpon ataupun melalui email. Di bawah ini adalah beberapa komponen yang paling umum termasuk dalam pemeriksaan latar belakang diantaranya sebagai berukut :

1.    Kredensial Akademik
Ini mencakup sekolah dan gelar pendidikan tinggi, serta kursus pelatihan atau sertifikasi profesional.

2.    Riwayat Pekerjaan
Ini mencakup semua perusahaan tempat Anda bekerja termasuk informasi seperti jabatan, tanggung jawab, tanggal kerja, gaji dan informasi terkait lainnya.

3.    Keterangan dari Tempat Kerja Awal
Juga disebut sebagai Sertifikat Kepemilikan Baik atau referensi, ini biasanya dikeluarkan oleh mantan manajer kita atau Departemen SDM yang membagikan akun tentang kinerja kita selama masa jabatan.

4.    Status Pekerjaan
Jika Anda melamar pekerjaan di luar negeri, Anda kemungkinan besar akan diminta untuk membuktikan bahwa Anda diizinkan secara hukum untuk bekerja di negara tersebut. Dokumen-dokumen ini mungkin melibatkan izin kerja, sertifikat residensi, paspor atau surat-surat lain yang terkait.

5.    Tes Obat dan Alkohol
Tidak umum seperti pemeriksaan yang disebutkan di atas, beberapa perusahaan membutuhkan sejumlah tes laboratorium untuk memastikan bahwa kandidat tidak bergantung pada jenis obat-obatan atau alkohol.

6.    Catatan criminal
Undang-undang tentang pemeriksaan riwayat kriminal bervariasi tergantung pada negara tempat Anda bekerja dan jenis pekerjaan yang Anda lamar. Namun, semua pemeriksaan yang harus dilakukan hanya dapat dilakukan setelah persetujuan Anda. ------ (di kutip dari web, resmi DATAFLOW (https://corp.dataflowgroup.com)

Riyadh, 30 10 2018 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu )

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR SOP Pengukuran Tanda Vital ( Pernafasan, Nadi, Tekanan Darah Dan Suhu ) Pengertian : 1.Pernafasan menghitung jumlah pernafasan ( inspirasi yang diikuti ekspresi selaman 1 menit. 2.Nadi menghitung frekuensi denyut nadi ( loncatan aliran darah yang dapt teraba yang terdapat di berbagai titik anggota tubuh melalui perabaan pada nadi, yang lazim diperiksa atau diraba pada radialis. 3.Tekanan darah melakukan pengukuran tekanan darah ( hasil dari curah jantung dan tekanan darah perifer )mdengan menggunakan spygnomanometer dan sttoskop. 4.Suhu mengukur suhu tubuh dengan mengguanakan termometer yang di pasangkan di mulut, aksila dan rektal. Tujuan : 1.Pernafasan a)Mengetahui kesdaan umum pasien b)Mengetahui jumlah dan sifat pernafasan dalam rentan 1 menit c)Mengikuti perkembangan penyakit d)Membantu menegakkan diagnosis
2.Nadi a)Mengetahui denyut nadi selama rentan waktu 1 menit b)Mengetahui keadaan umum pasien c)Mengetahui intgritassistem kardiovaskulr<

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) Teknik Mengatasi Nyeri Atau Relaksasi Nafas Dalam Pengertian : Merupakan metode efektif untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami nyeri kronis. Rileks sempurna yang dapat mengurangi ketegangan otot, rasa jenuh, kecemasan sehingga mencegah menghebatnya stimulasi nyeri Ada tiga hal yang utama dalam teknik relaksasi : 1.Posisikan pasien dengan tepat 2.Pikiran beristirahat 3.Lingkungan yang tenang Tujuan : Untuk menggurangi atau menghilangkan rasa nyeri Indikasi : Dilakukan untuk pasien yang mengalami nyeri kronis
Prosedur pelaksanaan : A.Tahap prainteraksi 1.Menbaca status pasien 2.Mencuci tangan 3.Meyiapkan alat
B.Tahap orientasi 1.Memberikan salam teraupetik 2.Validasi kondisi pasien 3.Menjaga perivacy pasien 4.Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga